Gunungsitoli – bhayangkarapos.com
Segala sesuatu yang terjadi dalam hidup ini ada masanya,segala sesuatu akan berakhir pada waktunya,itu peristiwa alamiah yang harus dijalani.Ada masa berkarirĀ sebagai Aparatur Sipil Negara dan ada masa berakhir sebagai Aparatur Sipil Negara dalam hal ini menjalani pensiun.
Pensiun bukanlah akhir dari perjalanan melainkan awal dari babak baru dalam kehidupan kita para pensiunan.Kita harusĀ punya semangat yang positif dan tujuan yang jelas sehingga dapat menjadikan masa pensiun sebagai waktu yang produktif,bermakna dan memuaskan.(7/2/2026)
Kalau sudah pensiun mestinya jaga kesehatan fisik dan mental,serta nikmati hidup senang tanpa beban di usia pensiun.
Memasuki masa pensiun seringkali menjadi tantangan tersendiri bagi banyak orang terutama bagi para lanjut usia.Setelah bertahun-tahun menghabiskan sebagian besar waktu di tempat kerja dan berinteraksi dengan rekan-rekan,tiba-tiba dihadapkan pada situasi yang jauh lebih tenang dan mungkin merasa sedikit kehilangan arah.
Rasa kesepianpun bisa menghampiri dan ini hal umum terjadi antara lain perasaan hampa,perasaan tak berguna,perasaan sunyi,perasaan terasing dan perasaan tersisih.Kita harus mengambil langkah-langkah pro aktif untuk mengatasi rasa kesepian dan menikmati dengan baik.
Beberapa contoh kegiatan setelah pensiun yang dapat memberikan kepuasan dan makna dalam hidup :
1.Berolahragalah secara teratur untuk menjaga kesehatan fisik.
2.Berkebunlah bila ada lahan,selain bisa menghasilkan juga untuk menikmati keindahan alam ciptaan Tuhan.
3.Lakukan kegiatan yang anda sukai,misalnya mengunjungi cucu,membuka usaha kecil-kecilan untuk mengisi waktu.
4.Tetap bersosialisasi supaya terjaga hubungan sosial dengan semua orang dan dapat mencegah depresi.
5.Jaga pola hidup sehat : jangan merokok,jangan minum alkohol,pola makannya harus sehat.
6.Periksa kesehatan secara rutin.Tidak ada gunanya untuk berumur panjang jika tubuh kita tidak sehat,tak ada guna harta kalau sakit-sakitan.Untuk bisa hidup bahagia pada masa pensiun jagalah kesehatan dan jauhkan diri dari hal merusak kesehatan.
Marilah kita menikmati masa pensiun di usia senja dengan penuh makna dan penyerahan diri kepada Tuhan Yang Maha Kuasa.(Anwar Harefa)
