JEMBER, bhayangkarapos.com – Satgas Pangan Polres Jember melakukan pengecekan ketersediaan stok pangan, untuk memastikan stabilitas harga Bahan Pokok Penting (Bapokting) jelang bulan Suci Ramadan. Pengecekan dilakukan di tiga Pasar utama yaitu Pasar Balung, Pasar Jenggawah dan Pasar Tanjung, pada Sabtu (7/2/2026).
Inspeksi mendadak ke salah satu pusat jual beli berbagai bahan kebutuhan pokok (Sembako) ini dipimpin langsung Kanit Tipidter Satreskrim Polres Jember Ipda Harry Sasono, bersama sejumlah personel Satreskrim.
Pengecekan ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat tetap aman serta mencegah terjadinya lonjakan harga menjelang meningkatnya kebutuhan masyarakat.
Dari hasil pemantauan di lapangan, Satgas Pangan memastikan stok Bapokting di tiga Pasar utama tersebut dalam kondisi aman dan tersedia.
Adapun harga sejumlah komoditas pangan terpantau relatif stabil, di antaranya beras premium Rp 14.900 per kilogram, beras medium Rp 14.500 per kilogram, gula pasir Rp 16.000 per kilogram, minyak goreng MinyaKita Rp15.700 per liter, serta minyak goreng premium Rp 18.000 hingga 20.700 per liter, tergantung dari merk nya.
Sementara untuk komoditas protein hewani, harga daging sapi tercatat Rp 130.000 per kilogram, daging ayam ras Rp 36.000 per kilogram, dan telur ayam ras Rp 28.000 per kilogram.
Untuk komoditas sayuran, bawang merah dan bawang putih masing-masing berada di kisaran Rp 35.000 per kilogram. Sedangkan harga cabai bervariasi, yakni cabai rawit merah Rp 78.000 per kilogram, cabai merah keriting Rp 30.000 per kilogram, dan cabai merah besar Rp 24.000 per kilogram.
Kanit Tipidter Polres Jember Ipda Harry Sasono menjelaskan, tingginya harga cabai rawit merah dipengaruhi oleh harga beli pedagang yang sudah berada di atas Harga Acuan Penjualan (HAP). Pasalnya, sebagian besar pasokan cabai di Pasar didatangkan dari luar Kabupaten Jember dengan harga pembelian yang sudah tinggi.
Selain itu, kenaikan harga cabai dalam beberapa hari terakhir juga dipicu oleh curah hujan yang cukup tinggi. Kondisi tersebut menyebabkan cabai mudah busuk dan berdampak pada menurunnya hasil panen, sehingga pasokan menjadi terbatas.
“Namun secara umum, stok Bapokting di Kabupaten Jember masih aman dan tidak ditemukan adanya kelangkaan,” tegas Ipda Harry Sasono.
Polres Jember melalui Satgas Pangan akan terus melakukan pemantauan secara berkala guna menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadhan dengan aman dan tenang.
Menurut Ipda Harry, keterlibatan berbagai unsur dalam Satgas Pangan, mulai dari kepolisian, pemerintah daerah, hingga instansi terkait lainnya, menjadi kunci dalam menjaga stabilitas harga sembako.
Sinergi tersebut diharapkan mampu mencegah praktik-praktik yang berpotensi mengganggu distribusi dan harga bahan pokok.
Dengan dilakukannya pemantauan di Pasar Jenggawah, Pasar Balung, dan Pasar Tanjung, Satgas Pangan Jember optimistis kondisi harga dan ketersediaan sembako menjelang bulan suci Ramadhan tetap terkendali.
Pemerintah daerah bersama aparat penegak hukum berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat guna memastikan kebutuhan pokok tetap terjangkau selama bulan penuh berkah tersebut. (Win)
