BLUSUKAN MENDADAK: Bupati Jombang Warsubi ‘Inspeksi’ Dapur Sekolah, Pastikan Gizi Anak Didik Optimal

Berita Pemerintah

JOMBANG JATIM bhayangkarapos.com — Suasana SMPN 1 Sumobito, Kabupaten Jombang, mendadak riuh pada Kamis (2/10) siang. Ratusan siswa yang tengah menikmati program Makan Bergizi Gratis (MBG) tak menyangka akan kedatangan tamu istimewa: Bupati Jombang, Warsubi, SH., M.Si.

Tanpa seremoni panjang dan tanpa pemberitahuan resmi sebelumnya, orang nomor satu di Jombang itu langsung masuk ke area dapur sekolah. Langkah ini bukan sekadar formalitas, melainkan inspeksi mendadak untuk memastikan program unggulan pemerintah daerah benar-benar berjalan sesuai harapan: menyuplai gizi seimbang bagi peserta didik.

Memeriksa Hingga Detail Menu dan Susu 

Didampingi Kepala Dinas Pendidikan Dra. Wor Windari dan Kepala Dinas Kesehatan dr. Hexawan Tjahja Widada, Warsubi meninjau satu per satu menu yang tersaji di meja makan. Dari lauk-pauk, sayuran, hingga buah, semua diperiksa dengan teliti.

“Kunjungan ini kami lakukan untuk memastikan program Makan Bergizi Gratis berjalan baik, tidak ada yang dipermasalahkan. Ini adalah investasi masa depan Jombang,” tegas Warsubi di hadapan siswa dan guru.

Tak hanya berhenti pada makanan pokok, Warsubi juga menyentuh langsung produk susu yang dibagikan kepada siswa. Ia mengecek label kedaluwarsa, memastikan keamanan konsumsi anak-anak Jombang. “Masa kedaluwarsanya masih lama, tahun 2026. Aspek keamanan pangan harus menjadi prioritas utama,” ujarnya dengan serius.

Warsubi menekankan pentingnya laporan cepat dari jajaran terkait bila ditemukan masalah dalam pelaksanaan program. “Apabila ada hal-hal yang kurang baik, segera laporkan agar bisa ditindaklanjuti. Jangan tunggu lama. Program ini sangat penting bagi tumbuh kembang anak kita,” tegasnya.

 

Ruang Kelas Nyaman, Belajar Lebih Maksimal 

Selain meninjau dapur dan kantin sekolah, blusukan kali ini dimanfaatkan pula untuk melihat kondisi ruang kelas. Warsubi memasuki beberapa ruang belajar yang baru saja direhabilitasi.

Ia tampak puas melihat kursi dan meja baru yang ergonomis, pencahayaan ruang yang baik, serta sirkulasi udara yang mendukung kenyamanan belajar. “Saya melihat kelas-kelas sudah direhab dengan fasilitas yang sangat baik. Meja dan kursinya nyaman, ini tentu mendukung kualitas belajar siswa,” ucapnya.

Sinergi Gizi dan Pendidikan 

Kunjungan mendadak Bupati Warsubi bukan sekadar inspeksi. Lebih jauh, ini adalah bentuk integrasi dua aspek penting pembangunan: pendidikan dan kesehatan. Dengan gizi yang baik, siswa diharapkan lebih siap menerima pelajaran, lebih fokus, dan tumbuh menjadi generasi yang sehat serta cerdas.

Langkah blusukan ini juga memberi pesan simbolis: pemerintah hadir, tidak hanya di balik meja rapat, tetapi juga di lapangan, menyentuh langsung realita anak-anak sekolah.

“Program MBG ini tidak boleh setengah hati. Ini tentang masa depan generasi Jombang,” tandas Warsubi.

 

Harapan Besar untuk Generasi Emas Jombang 

Peninjauan langsung oleh Bupati Warsubi mempertegas komitmen Pemkab Jombang untuk menjamin kualitas layanan publik. Dari aspek gizi, keamanan pangan, hingga infrastruktur sekolah, semua diarahkan untuk satu tujuan: membentuk generasi penerus Jombang yang unggul.

Dengan pendekatan yang humanis sekaligus tegas, Warsubi berharap program strategis ini tidak hanya berhenti pada angka realisasi, tetapi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh siswa dan orang tua.

“Ini bukan sekadar program, tapi ikhtiar kolektif untuk masa depan,” ujar Warsubi.

Blusukan ini pun menjadi sorotan positif. Bukan hanya memberi kejutan bagi siswa SMPN 1 Sumobito, tetapi juga mengirim pesan kuat: program Makan Bergizi Gratis adalah komitmen nyata, bukan slogan politik semata.

( Pers: R. Pudji  Sugiarto St )

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *