Terkait Dugaan Halinar – Buka Fakta, Bukan Sekadar Klarifikasi !

Berita Daerah

 

 

Pangkalpinang  — bhayangkarapos.com

Tekanan terhadap Lapas Tuatunu Kelas IIA Pangkalpinang kian memuncak. Somasi susulan resmi bergulir, menyusul klarifikasi yang dinilai belum menjawab substansi dugaan praktik Halinar (handphone, pungutan liar, dan narkoba) di dalam Lapas Tuatunu Pangkalpinang.

 

Pemberitaan sebelumnya dari Babel News Update memang menyebutkan adanya respons cepat berupa penggeledahan dan pemeriksaan. Namun, bagi publik, itu belum cukup.

 

Masalahnya sederhana: di mana bukti keterbukaannya?

 

Somasi susulan ini bukan tanpa alasan. Sejumlah pihak menilai klarifikasi yang disampaikan:

 

Terlalu normatif

Minim bukti terbuka

Tidak menghadirkan transparansi yang bisa diuji publik

 

Nama Mega Lestari kembali berada di garis depan dorongan keterbukaan.

 

“Kalau memang sudah ditindak, tunjukkan. Jangan hanya berhenti di pernyataan,” tegasnya.

 

Pernyataan ini sekaligus menjadi tamparan keras terhadap pola lama—di mana dugaan mencuat, klarifikasi muncul, namun publik tidak pernah benar-benar melihat hasilnya.

 

Dalam klarifikasi yang beredar:

 

Disebutkan tidak ditemukan handphone

Warga binaan tetap diperiksa lanjutan

Pengawasan diklaim diperketat

 

Namun publik bertanya lebih jauh:

 

Apakah penggeledahan itu menyeluruh atau parsial?

Adakah dokumentasi resmi yang bisa diakses?

Siapa yang mengawasi proses tersebut?

 

Tanpa jawaban jelas, publik menilai ini berpotensi menjadi klarifikasi administratif tanpa akuntabilitas nyata.

 

Isu Halinar bukan sekadar pelanggaran internal. Ini menyangkut:

 

Integritas institusi

Kepercayaan masyarakat

Kredibilitas penegakan hukum di balik jeruji

 

Somasi susulan ini menjadi penegasan:

 

Publik tidak lagi mudah percaya tanpa bukti.

 

Kini bola ada di tangan Lapas Tuatunu Pangkalpinang:

 

Membuka hasil pemeriksaan secara terang

Melibatkan pengawasan independen

Menunjukkan bukti, bukan narasi

 

Atau…

 

Membiarkan isu ini berkembang menjadi krisis kepercayaan yang lebih besar.

 

Somasi susulan telah dilayangkan. Tekanan publik terus membesar.

 

Satu pertanyaan yang kini menggema:

 

– Apakah Lapas Pangkalpinang berani membuka fakta sepenuhnya?

– Atau memilih berlindung di balik klarifikasi yang tak bisa diuji?

 

Publik menunggu. Dan kali ini, publik tidak akan diam.

 

Editor : Indra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *