Tim Wasev Mabes AD Tinjau Progres Karya Bakti di Kepulauan Nias, Brigjen Fadjar Tjahyono: Maksimalkan Dampak Nyata bagi Masyarakat

Berita Daerah TNI

 

Nias – bhayangkarapos.com

Komitmen TNI Angkatan Darat dalam mendukung percepatan pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat terus diwujudkan melalui berbagai program teritorial yang menyentuh langsung kebutuhan rakyat. Salah satu program yang saat ini tengah berjalan adalah Kegiatan Karya Bakti TNI AD untuk Rakyat Tahun 2026 yang dilaksanakan di wilayah Kepulauan Nias. Untuk memastikan seluruh program berjalan sesuai sasaran, Tim Pengawas dan Evaluasi (Wasev) Mabesad melaksanakan kunjungan kerja ke sejumlah lokasi kegiatan yang berada di wilayah Kodim 0213/Nias, Kamis (25/6/2026).

Kegiatan pengawasan dan evaluasi tersebut merupakan bagian dari mekanisme pembinaan yang dilakukan Mabesad guna memastikan setiap program yang dijalankan dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk melihat secara langsung progres pekerjaan di lapangan, mengevaluasi capaian yang telah diraih, sekaligus mengidentifikasi berbagai hal yang dapat menjadi bahan perbaikan dalam pelaksanaan program ke depan.

Dalam kesempatan tersebut, Dandim 0213/Nias Letkol Inf Sampe T. Butar Butar, S.I.P, menjelaskan bahwa kunjungan Tim Wasev Mabesad memiliki arti penting bagi satuan pelaksana di lapangan. Menurutnya, kehadiran tim pengawas tidak hanya berfungsi sebagai sarana evaluasi, tetapi juga sebagai bentuk perhatian pimpinan TNI AD terhadap keberhasilan program yang sedang dijalankan bersama masyarakat.

“Kedatangan Tim Wasev Mabesad merupakan bagian dari upaya pengawasan sekaligus evaluasi terhadap pelaksanaan kegiatan Karya Bakti TNI AD yang sedang berlangsung di wilayah Kodim 0213/Nias. Tim ingin melihat secara langsung kondisi di lapangan, mengecek perkembangan pekerjaan yang telah dilaksanakan, serta memberikan masukan dan arahan untuk peningkatan kualitas pelaksanaan kegiatan,” ujar Dandim.

Ia menambahkan bahwa seluruh sasaran kegiatan yang ditinjau merupakan program yang dirancang berdasarkan kebutuhan masyarakat. Oleh karena itu, keterlibatan warga dalam setiap tahapan kegiatan menjadi salah satu faktor penting yang mendukung keberhasilan program tersebut.

“Hari ini kami mendampingi Tim Wasev meninjau beberapa sasaran fisik, baik yang telah selesai dikerjakan dengan progres 100 persen maupun yang masih dalam tahap penyelesaian. Selain meninjau pembangunan fisik, tim juga berkesempatan bertatap muka langsung dengan personel Satgas serta masyarakat yang menerima manfaat dari program Karya Bakti TNI AD, khususnya penerima bantuan rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni,” jelasnya.

Di lokasi di beberapa kunjungan tersebut, Ketua Tim Wasev bersama rombongan melihat secara langsung kondisi yang telah selesai dibangun dan sudah mulai dimanfaatkan oleh masyarakat, juga memberikan apresiasi terhadap progres pembangunan yang telah dicapai. Ia menilai kerja sama antara TNI AD, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan dalam menyelesaikan berbagai sasaran fisik yang telah direncanakan. Saat bertatap muka dengan personel Satgas yang terlibat dalam pelaksanaan Karya Bakti TNI AD tersebut memberikan motivasi serta apresiasi atas dedikasi dan kerja keras yang selama ini telah bekerja tanpa mengenal lelah demi menyelesaikan berbagai program pembangunan.

Menurut Brigjen TNI Fadjar Tjahyono, keberhasilan kegiatan Karya Bakti TNI AD tidak terlepas dari semangat pengabdian para prajurit yang selalu hadir di tengah masyarakat. Ia menilai bahwa peran personel Satgas sangat penting dalam menjembatani berbagai kebutuhan masyarakat dengan program-program yang telah direncanakan oleh TNI AD.

“Kami mengapresiasi seluruh personel yang telah bekerja dengan penuh tanggung jawab. Kehadiran kita di tengah masyarakat harus mampu memberikan solusi, membantu mengatasi kesulitan rakyat, dan menjadi bagian dari upaya pembangunan daerah,” katanya.

Dalam rangkaian kunjungan kerja tersebut, Tim Wasev Mabesad turut mengunjungi salah satu ikon budaya Kepulauan Nias, yaitu Rumah Adat Nias yang dikenal dengan tradisi Hombo Batu. Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya mengenal lebih dekat kekayaan budaya lokal yang menjadi identitas masyarakat Nias.

Di lokasi tersebut, rombongan memperoleh penjelasan mengenai sejarah, filosofi, dan nilai-nilai budaya yang diwariskan secara turun-temurun oleh masyarakat Nias. Tradisi Hombo Batu atau lompat batu yang telah dikenal hingga mancanegara menjadi simbol keberanian, ketangkasan, dan semangat juang masyarakat Nias.

Ketua Tim Wasev menyampaikan apresiasi terhadap upaya pelestarian budaya yang terus dilakukan masyarakat. Menurutnya, kekayaan budaya lokal merupakan aset berharga yang harus dijaga dan diwariskan kepada generasi mendatang.

Kunjungan kemudian dilanjutkan ke Pantai Sorake yang terkenal sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Kabupaten Nias Selatan. Pantai yang memiliki ombak kelas dunia tersebut telah lama menjadi daya tarik bagi wisatawan domestik maupun mancanegara, khususnya para peselancar.

Selain menikmati keindahan alam, kunjungan ke Pantai Sorake juga menjadi momentum untuk melihat potensi daerah yang dapat terus dikembangkan guna mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat. Tim Wasev menilai bahwa pembangunan infrastruktur yang dilakukan melalui program Karya Bakti TNI AD akan turut mendukung aksesibilitas dan pengembangan sektor pariwisata di Kepulauan Nias.

Secara keseluruhan, hasil peninjauan menunjukkan bahwa pelaksanaan Karya Bakti TNI AD untuk Rakyat Tahun 2026 di wilayah Kodim 0213/Nias berjalan dengan baik dan memberikan dampak positif bagi masyarakat. Berbagai sasaran fisik yang telah dibangun maupun yang sedang dikerjakan menunjukkan progres yang menggembirakan serta mendapat dukungan penuh dari masyarakat.

Kehadiran Tim Wasev Mabesad menjadi bukti nyata komitmen TNI AD dalam memastikan setiap program pembangunan yang dilaksanakan benar-benar memberikan manfaat bagi rakyat. Melalui pengawasan yang berkelanjutan, berbagai masukan dan evaluasi yang diberikan diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelaksanaan program pada masa mendatang.

 

@Ram H

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *