GUNUNGSITOLI – bhayangkarapos.com
Wajah-wajah penuh harap dan senyum lega terlihat di halaman RSUD dr. Thomsen Gunungsitoli, Jumat (26/6/2026). Dalam rangkaian program Karya Bakti TNI Angkatan Darat untuk Rakyat di Kepulauan Nias, bakti kesehatan berupa operasi mata katarak dan bibir sumbing digelar secara masif, membawa harapan baru bagi ratusan masyarakat yang selama ini hidup dalam keterbatasan fisik.
Sebelum menjalani tindakan medis, para peserta telah melalui tahapan seleksi ketat meliputi pengecekan administrasi dan pemeriksaan kesehatan menyeluruh. Proses ini memastikan setiap pasien benar-benar layak dan siap secara medis untuk menjalani prosedur bedah. Antusiasme warga sangat tinggi; mereka berdatangan dari berbagai pelosok desa di kepulauan, rela menempuh perjalanan jauh demi mendapatkan pelayanan gratis berkualitas ini.

Program ini merupakan implementasi nyata kepedulian TNI AD terhadap kesejahteraan rakyat, sekaligus dukungan konkret terhadap program pelayanan kesehatan yang dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Melalui intervensi medis langsung, TNI AD tidak hanya mengobati penyakit, tetapi juga mengembalikan martabat dan kepercayaan diri masyarakat agar dapat kembali produktif dan berbaur aktif di tengah komunitasnya.
Salah satu penerima manfaat, seorang ibu paruh baya yang baru saja menjalani operasi katarak, tak kuasa menahan air mata haru saat ditemui usai tindakan. Dengan suara bergetar, ia menyampaikan rasa syukurnya yang mendalam.
“Terima kasih kepada Bapak Presiden RI Prabowo Subianto dan TNI AD. Selama bertahun-tahun saya hanya bisa melihat bayangan samar, kini dunia terasa terang kembali. Bantuan operasi ini bukan sekadar menyembuhkan mata, tapi memberi kami kehidupan baru,” ungkapnya sambil memegang tangan prajurit pendamping.
Kegiatan ini menjadi bukti sinergi apik antara TNI AD, tenaga medis RSUD dr. Thomsen, pemerintah daerah, dan berbagai pihak terkait. Kolaborasi ini memastikan pelayanan yang diberikan tidak hanya bersifat kuratif, tetapi juga preventif dan berkelanjutan. Tim medis bekerja dengan standar profesional tinggi, didampingi personel TNI yang bertugas sebagai pendamping dan pengawas alur layanan.
Komandan Satuan Tugas Karya Bakti menegaskan bahwa kehadiran TNI di tengah rakyat harus selalu memberikan solusi nyata. “Bersama Rakyat, TNI AD Kuat dan Selalu Hadir untuk Mengatasi Kesulitan Rakyat di Sekelilingnya. Operasi hari ini adalah wujud janji kami bahwa tidak ada warga Nias yang akan dibiarkan menderita karena ketiadaan akses kesehatan,” tegasnya.
Dengan selesainya ratusan kasus katarak dan bibir sumbing ini, dampak positifnya akan terus bergema di masyarakat. Senyum yang kembali merekah dan pandangan yang kembali terang adalah investasi terbaik bagi masa depan sumber daya manusia di Kepulauan Nias, sekaligus penguatan ikatan kemanusiaan antara TNI dan rakyat yang tak tergoyahkan.
@Ram H
