๐๐ฒ๐บ๐ฏ๐ฒ๐ฟ, ๐ฏ๐ต๐ฎ๐๐ฎ๐ป๐ด๐ธ๐ฎ๐ฟ๐ฎ๐ฝ๐ผ๐.๐ฐ๐ผ๐บ – Menjelang perayaan misa Natal, suasana aman dan tenteram menjadi prioritas utama. Untuk memastikan umat Kristiani dapat beribadah dengan penuh khidmat, Polres Jember melakukan sterilisasi di sejumlah gereja besar pada Rabu (24/12).
Langkah preventif ini melibatkan personel Sat Samapta bersama unit K9 sebagai upaya antisipasi terhadap potensi gangguan keamanan, termasuk kemungkinan ancaman bahan peledak. Dengan penuh kehati-hatian, petugas menyisir setiap sudut gereja demi menciptakan rasa aman bagi jemaat.
Sterilisasi dipimpin langsung oleh Kapolres Jember AKBP Bobby Adimas Condroputra, di dampingi Wakapolres Jember Kompol Ferry Dharmawan, Kabagops Kompol Istono, Kapolsek Kaliwates Kompol Sugeng, Kasat Samapta AKP Heru, Kasat Lantas AKP Bagas, Kasi Propam Ipda Suwito, dan sejumlah PJU Polres Jember lainnya. Gereja yang menjadi sasaran kegiatan tersebut, yakni Gereja Katolik Santo Yusuf, Jl. R.A. Kartini No.26, Tembaan, Kepatihan, Kec. Kaliwates, Kabupaten Jember.
Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan pemeriksaan menyeluruh, termasuk area-area yang sulit dijangkau. Anjing pelacak (K9) turut dikerahkan untuk mendeteksi benda logam maupun barang mencurigakan yang berpotensi membahayakan keselamatan.
โAnjing pelacak ini adalah mitra Polri. Tugasnya bukan untuk menyerang, melainkan memberi sinyal kepada pemandu jika terdeteksi benda mencurigakan. Apabila ditemukan, kami hanya melakukan pengamanan awal dan segera melaporkannya kepada pimpinan untuk ditindaklanjuti oleh tim Jibom Gegana Brimob,โ jelas Kapolres.
Tak hanya sterilisasi, pengamanan misa Natal juga diperkuat melalui penempatan personel Polri di sejumlah pos pengamanan serta keterlibatan satgas pengamanan. Dukungan pengamanan internal dari pihak gereja pun menjadi bagian penting dalam menjaga kondusivitas selama rangkaian ibadah.
Petugas juga mengimbau para pengurus gereja untuk tetap waspada dan segera melapor apabila mendapati orang asing atau aktivitas mencurigakan di lingkungan gereja.
โHingga saat ini belum ditemukan benda berbahaya. Kami berharap situasi tetap aman sampai seluruh rangkaian ibadah Natal selesai, sehingga umat dapat merayakan Natal dengan aman, nyaman, dan penuh suka cita,โ pungkasnya.
Melalui langkah-langkah preventif ini, Polres Jember menegaskan komitmennya dalam menjaga keamanan serta merawat nilai toleransi antarumat beragama, khususnya selama perayaan Natal 2025 dan Tahun 2026.
Penulis: Win
