Djoni Alamsyah hadiri pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih

Berita Polri

Tanjungpandan Belitung. ,bhayangkarapos.com Djoni Alamsyah Hidayat Bupati Belitung hadiri sekaligus meletakkan batu pertama pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di desa Sungai Padang Kecamatan Sijuk Kabupaten Belitung. Kamis (22/01/2026).

Pembangunan Kampung Merah Putih merupakan salah satu daerah sasaran program prioritas nasional Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia. Serta bagian dari kebijakan nasional pemerintah untuk mengembangkan kawasan pesisir, dalam upaya meningkatkan produktivitas perikanan, serta mendorong kesejahteraan perekonomian nelayan.

Menurut Djoni Alamsyah Hidayat, Kampung Nelayan Merah Putih merupakan bagian dari program nasional pemerintah pusat yang menargetkan pembangunan di 100 desa nelayan di Indonesia.

“Salah satunya direalisasikan di Kabupaten Belitung, tepatnya di Desa Sungai Padang,” kata Djoni.

Ia menyebutkan, Pemerintah Kabupaten Belitung menyambut baik program tersebut karena dinilai sejalan dengan upaya penguatan sektor kelautan dan perikanan di daerah, khususnya dalam meningkatkan nilai tambah ekonomi nelayan.

Djoni juga mengungkapkan, Pemkab Belitung berencana mengusulkan tiga lokasi tambahan sebagai calon Kampung Nelayan Merah Putih pada tahap berikutnya, yakni di Desa Tanjung Rusa, Desa Seliuk, dan kawasan Mentigi.

“Kami harus dorong agar Belitung bisa mendapatkan tambahan lokasi kampung nelayan,” ujarnya.

Penanggung jawab kegiatan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih Bangka Belitung, Kurmawan, mengatakan penetapan Sungai Padang sebagai lokasi pembangunan dilakukan melalui proses survei dan pembahasan di tingkat pusat.

“Tim survei turun ke sejumlah lokasi yang telah diusulkan. Hasil survei tersebut kemudian dibahas kembali di pusat untuk menilai kelayakan dan kesiapan masing-masing lokasi,” kata Kurmawan.

Ia menjelaskan, kesiapan lahan menjadi faktor utama penentuan lokasi, mulai dari status lahan yang harus clear and clean, kondisi tanah yang tidak rawa, hingga dukungan infrastruktur dasar seperti listrik dan air.

Menurut Kurmawan, Kampung Nelayan Merah Putih akan dibangun dengan konsep kawasan terintegrasi yang dilengkapi berbagai fasilitas pendukung, di antaranya cold storage, tambatan perahu, bengkel nelayan, kantor, serta balai pertemuan.

“Pembangunan ini bersifat kawasan dan terintegrasi. Kontrak pekerjaan direncanakan selama enam bulan, dengan target penyelesaian sekitar Juni 2026,”

Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih ini disambut baik Kepala desa Sungai Padang, Sukiman.

” Kami mengucapkan banyak terimakasih kepada kementrian Kelautan dan Perikanan yang telah memilih desa Sungai Padang menjadi salah satu titik dari 100 lokasi di Indonesia.” Ujarnya.

Ia berharap dengan adanya pembangunan ini dapat meningkatkan perekonomian masyarakat Sungai Padang pada khususnya.

” Dengan infrastruktur pembangunan kampung nelayan dan peralatan serta alat tangkap baru dapat memberikan sekaligus menciptakan lapangan kerja baru. Serta meningkatkan kualitas, kuantitias dan nilai ekonomi dari sebelumnya”.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *