Meja Goyang Pasir Timah, Bupati Beltim: Menyangkut Kemanusiaan Sebelum Bulan Puasa Sudah Tidak Beroperasi Dilingkungan Permukiman Masyarakat

Berita Pemerintah

Belitung Timur,bhayangkarapos.com – Sosilasasi terhadap meja goyang pasir timah agar segera di relokasi kan ke areal IUP PT Timah sebelum bulan puasa Ramadhan demi untuk kenyamanan masyarakat Belitung Timur melaksanakan ibadah puasa dan juga agar dampak dari debu meniral yang sangat berbahaya mbisa menimbulkan panyakit bagi kesehatan masyarakat, kegiatan berlangsung diruang rapat Bupati, Rabu (28/1/2026).

Bupati Beltim Kamarudin Muten menyampaikan sebenarnya sudah lama September sudah disampaikan kita beri 3(tiga) bulan untuk dialokasikan ke IUP PT Timah.

“Waktu itu sudah siap tapi sampai tanggal 31 Desember 2025 masih belum juga, makanya kita rapatkan kita tegaskan bahwa sebelum puasa harus sudah dialokasikan ke IUP PT Timah, bukan dibongkar tapi dipindahkan barang-barang itu, mereka harusnya punya kewajiban pindah” tegas Bupati.

Bupati kembali menegaskan walau kebijakannya ini tidak populer secara politis, namun demi kemanusiaan jangan di pemukiman karena ini menyangkut masalah kesehatan dan kemanusiaan.

“Ini untuk kebaikan bersama yang penting mereka harus tahu nanti misalnya kontrak dengan mereka kami tetap bersikeras tidak mau pindah, kemarin saya datang kan yang menikmati duit orang Jakarta kita yang dapat penyakit” ungkap Bupati.

Dikatakan Bupati di HUT Beltim yang ke-23 yang baru saja dirayakannya artinya kita punya keinginan untuk Belitung Timur itu berubah mejadi lebih baik, apalagi ada SMA unggul.

“artinya apa kita ingin cerdaskan masyarakat. Terkait pemindahan lokasi meja goyang mereka sudah paham itu sangat paham mereka”kata Bupati

Dikesempatan yang sama Kapolres Beltim AKBP Indra F. Dalimunte, SIk, SH, MH, menegaskan dalam pertemuan Bupati jelas menyampaikan dan PT Timah mendukung untuk demi kesehatan masyarakat agar tidak berdampak.

“kepada mitra dan hari ini mitra juga kita sudah sampaikan bahwasanya meja goyang tersebut yang masih berada di pemukiman agar digeser ke luar dari pemukiman warga” tegas Kapolres

Kapolres berharap seluruh Masyarakat Belitung Timur mendukung program ini atau gagasan bapak Bupati ini karena kesehatan masyarakat untuk memberikan ke jaminan untuk memberikan kesehatan kepada masyarakat.

“Untuk memberikan jaminan kesehatan kita dukung program ini, itu hanya sedikit warga yang menikmati hasilnya, tapi berdampak terhadap kesehatan masyarakat Belitung Timur mendukung” ungkap Kapolres tegas.

Terkait dengan regulasi apa nanti yang akan digunakan l, ini menyangkut dengan kemanusiaan kesehatan masyarakat, dampaknya sangat menggangu lingkungan.

“Regulasi apa yang ditanyakan, ini masalah serius dengan kemanusiaan kesehatan masyarakat, Meraka jangan tanyakan Regulasi, apakah mereka punya ijinnya itu” ujar Kapolres tegas.(Ramlie).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *