Dorong Pertumbuhan Ekonomi Masyarakat Desa Dengan Festival De Belantu

Berita

Tanjungpandan belitung,bhayangkarapos.com — Berbagai cara dilakukan untuk meningkatkan ekonomi. Salah satunya yang dilakukan masyarakat desa Bantan dengan menggelar festival De Belantu.

Festival budaya sekaligus kuliner khas desa Membalong ini menampilkan berbagai kesenian tradisional. Mulai dari berbalas pantun, permainan tradisional beripat beregong, hingga lesong batang.

Sebagai warisan budaya peninggalan nenek moyang yang hampir punah, kini permainan tersebut dibangkitkan kembali dan dikemas dalam tampilan menarik diiringi musik dan tarian daerah.

Wahyu affandi kordinator pelaksana dan penanggung jawab kegiatan menuturkan jika festival de belantu dirancang khusus dengan tujuan sebagai wadah untuk mengangkat kesenian tradisional dan kearifan lokal masyarakat Belantu.

” Seperti beripat beregong, campak darat, yang selama ini hampir punah . Artinya diiringi modernisasi mudah mudahan festival de belantu ini tidak hanya mengenang masa lalu kita namun dapat membangkitkan kembali kesenian kita khususnya kecamatan Membalong” tutur Wahyu.

Tidak hanya membangkitkan kesenian, festival de Belantu juga diharapkan dapat meningkatkan ekonomi masyarakat dari sektor UMKM.

” Kegiatan ini kami lakukan untuk membangkitkan UMKM-UMKM khusus di kecamatan Membalong.” Ungkapnya.

Festival de Belantu mendapat respon positif Bupati Belitung, Djoni Alamsyah Hidayat.
Menurut Djoni festival de Belantu dapat mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat dari desa.

” Inikan awal tahun, kita ingin masyarakat kita punya percaya diri, punya semangat bahwa pertumbuhan ekonomi tidak hanya tumbuh di kota, pertumbuhan ekonomi juga bisa tumbuh dari desa. Kita tahu desa itu adalah penyanggah pangan” tuturnya.

Dengan adanya festival de Belantu dan festival serupa lainnya maka Djoni optimis pertumbuhan pariwisata di pulau Belitung naik 20 persen dari sebelumnya.

Festival de Belantu desa Bantan kecamatan Membalong ini diselenggarakan selama lima hari mulai 28 Januari hingga 1 Februari.(Zaky R).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *