JEMBER, bhayangkarapos.com – Kapolres Jember AKBP Bobby Adimas Condroputra, silaturahmi dan buka puasa bersama Badan Organisasi Mahasiswa Ekstra Kampus (Ormek) serta Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) se-Jawa Timur di Gedung Rupatama Mapolres, Rabu (24/2/2026).
Kegiatan tersebut menjadi sarana mempererat hubungan antara Polres Jember dan elemen mahasiswa dalam rangka menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Acara yang berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh kekeluargaan tersebut dihadiri Kapolres Jember AKBP Bobby Adimas Condroputra, Wakapolres Jember Kompol Ferry Dharmawan, para Pejabat Utama Polres Jember, para ketua dan pengurus organisasi kepemudaan, jajaran ORMEK se-Jawa Timur, serta tokoh pemuda dan mahasiswa.
Dalam sambutannya, Kapolres Jember menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan silaturahmi dan buka puasa bersama tersebut.
Menurutnya, kegiatan buka puasa bersama ini bukan sekadar agenda formalitas, melainkan wujud nyata kehadiran Polri sebagai sahabat mahasiswa.
“Kami ingin duduk bersama tanpa sekat, saling mendengarkan, berdialog dengan hangat, dan membangun ikatan emosional yang kuat,” ungkap AKBP Bobby.
Kapolres Jember mengatakan, bahwa kehadiran mahasiswa dan organisasi kepemudaan di Jawa Timur ini merupakan energi positif bagi Provinsi Jawa Timur itu sendiri maupun Kabupaten Jember secara khusus, dalam upaya mewujudkan Kamtibmas yang aman dan kondusif di kabupaten Jember.
Bahwa kami kepolisian dalam mewujudkan situasi yang aman, tertib ini tidak bisa sendiri kami butuh bantuan, butuh dukungan seluruh elemen masyarakat, tokoh agama, tokoh masyarakat termasuk di dalamnya adalah para pemuda dan adik-adik mahasiswa.
Sinergitas antara Polri dan mahasiswa, menurutnya, bukan hanya sebuah keharusan, melainkan kebutuhan strategis dalam menjaga stabilitas daerah dan bangsa.
“Kami berharap mahasiswa dapat terus bergandengan tangan dengan Polres Jember, Polda Jatim dalam membangun literasi hukum dan kesadaran bermasyarakat,” ujar AKBP Bobby.
Kapolres Jember juga berharap Mahasiswa dapat memberikan edukasi menangkal penyebaran hoaks serta ujaran kebencian, mengawal isu-isu sosial secara objektif dan bertanggung jawab, serta menjadi pelopor kondusivitas daerah dalam berbagai agenda penting, baik skala daerah maupun nasional.
“Perbedaan pandangan dalam kehidupan demokrasi merupakan hal yang wajar, namun demikian setiap aspirasi hendaknya disampaikan secara tertib, bermartabat, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” tutur AKBP Bobby.
Ia juga mengajak seluruh elemen mahasiswa untuk menjadikan momentum tersebut sebagai titik tolak kolaborasi bersama dalam semangat “Jogo Jatim” guna mewujudkan Jawa Timur yang aman, damai, dan sejahtera.
“Kami berharap silaturahmi yang terjalin ini tidak berhenti pada kegiatan ini saja, tetapi terus berlanjut dalam bentuk kerja sama nyata dan komunikasi yang intens demi kemajuan bangsa dan negara,” pungkasnya.
Jurnalis: Win
