JEMBER, bhayangkarapos.com – Dalam upaya mewujudkan generasi emas yang sehat secara mental dan spiritual, Polres Jember melalui Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) terus menggencarkan program psikoedukasi dan perlindungan bagi anak-anak dan remaja, Jum’ at (27/2)
Psikoedukasi mengusung tema “Selamatkan Masa Depan, Tekan Kasus Kekerasan Seksual Pada Perempuan dan Anak di Kabupaten Jember”.
Psikoedukasi ini bentuk implementasi visi Kapolres Jember AKBP Bobby A. Condroputra, SH.,SIK.,MSI., berkomitmen menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung bagi anak-anak melalui konsep Cinta Anak Bergizi, Cinta Anak Cerdas, Cinta Anak Bahagia.
Psikoedukasi menyasar remaja putri sebagai kelompok yang rentan terhadap kekerasan seksual, sekaligus mengedukasi para ibu, baik dari orang tua maupun ibu-ibu, mengingat peran ibu dalam membentuk karakter dan perlindungan anak sangatlah besar.
Kanit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Jember Ipda Alfan sering menjelaskan berbagai materi penting dalam mencegah kenakalan Remaja dan Pelecehan / kekerasan seksual pada korban maupun orang tua korban.
“Masa remaja yang labil, sering kali mendapat tantangan yang memicu kenakalan, termasuk pelecehan seksual.” Ungkap Ipda Alfan.
Oleh karena itu, pemahaman mengenai bentuk-bentuk kenakalan remaja dan pelecehan seksual, modus pelaku, dampak psikologis serta strategi penanggulangannya bagi korban menjadi materi utama dalam psikoedukasi ini
Ipda Alfan juga menjelaskan cara mengenali tanda-tanda pelecehan, meningkatkan kesadaran akan bahayanya, serta langkah-langkah preventif yang dapat diambil untuk melindungi diri.
Disatu sisi Polres Jember melalui Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim siap mendampingi korban kekerasan Seksual.
Selain pencegahan, psikoedukasi ini juga membekali pemahaman peserta terkait Psychological First Aid (PFA).
“Metode pendampingan pertama bagi korban kekerasan seksual agar mereka mendapatkan dukungan emosional yang tepat sebelum mendapatkan bantuan lebih lanjut dari pihak berwenang atau tenaga profesional.” Jelas Ipda Alfan.
Psikoedukasi tidak di lingkungan masyarakat saja, tapi juga akan terus menyasar sekolah-sekolah di Kabupaten Jember guna memberikan edukasi lebih luas kepada para pelajar, mengingat korban kekerasan seksual sering kali memiliki kondisi psikis yang rentan, maka sangat perlu pendampingan dan pencegahan sejak dini.
Dengan adanya Psikoedukasi ini menjadi salah satu dari upaya Polres Jember melindungi generasi muda dari ancaman kekerasan seksual dan kenakalan remaja guna menciptakan generasi emas yang memiliki mental kuat dan spiritual tangguh.
“Pencegahan kekerasan seksual harus dimulai sejak dini dengan memberikan edukasi yang tepat kepada remaja dan orang tua.” Pungkas Ipda Alfan.
Dengan adanya program psikoedukasi ini, diharapkan semakin banyak remaja yang memiliki kesadaran tinggi terhadap bahaya kekerasan seksual, serta lebih berani untuk melapor dan mencari bantuan jika mengalami atau mengetahui adanya kasus serupa di lingkungan mereka.
Polres Jember berkomitmen untuk terus berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi generasi penerus bangsa.
Layanan Hotline PPA PolresJember: 082342879930
Sentra Pelayanan Kepolisian (SPKT): 081249168401
(Win)
