Nias Selatan – bhayangkarapos.com
Polres Nias Selatan menggelar Doa Bersama Lintas Agama dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke – 80 Tahun 2026 di Aula Simuk Mapolres Nias Selatan. Kegiatan tersebut menjadi momentum mempererat persaudaraan, memperkuat toleransi antarumat beragama, serta meneguhkan semangat kebersamaan dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.
Kegiatan dipimpin langsung oleh Kapolres Nias Selatan AKBP Ferry Mulyana Sunarya, S.I.K., M.H., didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Nias Selatan beserta para Pejabat Utama, serta personil Polres Nias Selatan dan Bhayangkari Cabang Nias Selatan. Hadir pula unsur Forkopimda Nias Selatan, tokoh agama dan perwakilan berbagai umat beragama yang bersama-sama memanjatkan doa demi keselamatan bangsa, kedamaian masyarakat, serta kelancaran pelaksanaan tugas Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.
Doa bersama lintas agama merupakan salah satu rangkaian Bulan Bakti Hari Bhayangkara ke-80 yang dilaksanakan serentak oleh jajaran Polda Sumatera Utara. Selain menjadi bentuk rasa syukur atas pengabdian Polri selama delapan dekade, kegiatan ini juga mempertegas komitmen Polri dalam menjaga persatuan bangsa melalui penguatan nilai-nilai toleransi, moderasi beragama, dan kebersamaan di tengah masyarakat yang majemuk.
Kebersamaan para tokoh lintas agama dalam satu forum doa menjadi simbol kuat bahwa keamanan dan kedamaian merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen bangsa. Perbedaan keyakinan tidak menjadi penghalang untuk bersatu dalam semangat persaudaraan, saling menghormati, serta membangun kehidupan masyarakat yang harmonis, aman, dan kondusif.
AKBP Ferry mengatakan, Hari Bhayangkara tidak hanya dimaknai sebagai momentum institusional Polri, tetapi juga menjadi kesempatan memperkuat hubungan emosional dengan seluruh lapisan masyarakat.
“Melalui doa bersama lintas agama ini kami memohon keberkahan, keselamatan, dan petunjuk Tuhan Yang Maha Esa agar Polri senantiasa mampu menjalankan amanah sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Semangat kebersamaan ini menjadi kekuatan utama dalam menjaga persatuan serta menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Kabupaten Nias Selatan,” ujar AKBP Ferry, Senin (29/6/26).
Melalui kegiatan ini, Polda Sumatera Utara berharap semangat toleransi, persaudaraan, dan kebersamaan terus tumbuh di tengah masyarakat sebagai fondasi utama terciptanya stabilitas keamanan yang kondusif. Sinergi antara Polri, tokoh agama, pemerintah daerah, dan seluruh komponen masyarakat akan terus diperkuat untuk mewujudkan Sumatera Utara yang aman, damai, harmonis, dan sejahtera.
“Doa bersama lintas agama mencerminkan wajah Polri yang hadir untuk seluruh masyarakat tanpa membedakan suku, agama, ras, maupun golongan. Momentum Hari Bhayangkara ke-80 ini menjadi pengingat bahwa kekuatan Polri tidak hanya terletak pada profesionalisme dalam bertugas, tetapi juga pada kedekatan, kepedulian, serta kebersamaan dengan seluruh elemen masyarakat. Semangat persatuan inilah yang menjadi modal utama dalam menjaga keamanan dan membangun kepercayaan publik,” ungkap AKBP Ferry Mulyana Sunarya, S.I.K., M.H.
Red
