Warga Bukan Menolak Pembangunan Apapun Dari Pemerintah, Asal Sesuai Prosedur

Berita Daerah Terkini

 

Nias – bhayangkarapos.com

Warga desa somi dan desa sekitar bukan menolak pembangunan optimalisasi lahan(oplah) yang bersumber dana dari APBN kementrian pertanian sesuai yang dituturkan oleh dinas pertanian kabupaten nias dan dilaksanakan oleh pihak tentara nasional Indonesia(TNI).

Senin, 21/07/2025.

 

Sesuai undangan sosialisasi yang di fasilitasi oleh pemerintah desa hilozoi, kecamatan Gido kabupaten nias melalui surat undangan resmi dari kepala desa hilozoi di beberapa pihak, dinas pertanian kabupaten nias,camat Gido(sekcam), koramil 02 Gido, kepala desa somi dan pemilik lahan.

 

Kegiatan ini kami menerima info dari ketua yang sudah dipercayakan (pak berta tafonao) GAPOTTAN(gabungan kelompok tani) melalui pimpinan kami. Sehingga kami pun hadir tempat ini dalam hal sosialisasi, pembukaan dari koramil 02 Gido kodim 0213 nias.

 

Dengan sosialisasi pada saat ini kami(Letda Inf Maulana) dan jajaran sangat berharap kerjasama yang baik dari masyarakat demi menyukseskan OPLAH dari pemerintah yang kita cintai ini.dan terkhusus memakmurkan masyarakat, mengakhiri.

 

Poltak mendofa(kades somi);kami bukan menolak apapun kegiatan atau pembangunan Optimalisasi Lahan(OPLAH) dari pemerintah, namun harus jauh jauh hari di sosialisasi kepada masyarakat pemilik lahan,dan warga yang bersawah di lokasi ini bukan seperti saat ini sesuai informasi dipatok dan dimulai kegiatan. Yang penting jika sudah setuju warga dan terkhusus pemilik lahan, maka kami pun tidak menghalangi sedikit pun bahkan kami korbankan jiwa raga dan tenaga kami. Ucapnya mengakhiri.

 

Pak ikhtiar gulo mewakili pemilik lahan berharap kepada pemerintah terkhusus bagi instansi pelaksana supaya jangan kami masyarakat kecil yang bukam akan aturan dan hukum semena mena untuk diabaikan dan ditiadakan. Kami sangat berterimakasih sebenarnya pembangunan dari pemerintah tapi harus sesuai mufakat dan keikhlasan dari kami warga apalagi lahan yang sudah mau digunakan adalah tanah kami. Oleh karna itu kami berharap untuk di lakukan sosialisasi kembali supaya kegiatan apapun yang dilaksanakan berjalan aman dan menyukseskan petani kami disini.

 

Arahan dan bimbingan dari sekcam(kharisman zai, S.H)dengan ini kami menghimbau kepada masyarakat semua supaya tetap adil dan berpikir positif demi kebaikan kita bersama dan terkhusus kepada pemilik lahan jangan ada muncul pemikiran yang diluar dari apa yang sudah diasesekan. Dan kalau tidak bisa dihibahkan tanahnya jangan juga terjadi hal yang tidak kita inginkan karna semua masalah kesalahpahaman pasti banyak solusinya.

 

Pertemuan ini dimulai dari jam 10.00 WIB walaupun dalam undangan dimulai jam 09.00 WIB. Walaupun situasi sempat memanas efek dari kesalahpahaman tapi masi bisa dikendalikan dan di tenangkan oleh tokoh tokoh tertua yang berada lokasi sampai selesai dangan aman dan terkendali.(Red/tem)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *