Bupati Jember Gus Fawait melalui. RSD Kalisat Pro Gus’e Peduli Kesehatan, Secara Simbolis Membuka Kegiatan Operasi Katarak dan Kaki Palsu

Berita Pemerintah

Jember  ,bhayangkarapos.com Dalam sambutannya Bupati Jember mengatakan “Semua tau bahwa sering disampaikan dimana mana kalau Jember punya masalah kemiskinan, gara gara kemiskinan yang tinggi ini mengakibatkan banyak masalah yang salah satunya adalah faktor kesehatan, angka kematian ibu, angka kematian bayi, stanting kita masih tinggi, maka program Gus’e Peduli ini bagian dari supporting dari UHC, kita sudah mendapatkan predikat, prioritas, hari ini selasa.5/8/25

sehingga seluruh warga jember bisa mendapatkan pelayanan kesehatan diseluruh rumah sakit secara gratis namun tentu kita perlu sistem,serta perlu kegiatan – kegiatan, program program yang jadi support juga untuk mempercepat masalah masalah kesehatan, yang hari ini pro Gus’e Peduli Kesehatan ini ada juga.kegiatan operasi katarak, operasi bibir sumbing,dan pemberian kaki palsu, dan lain sebagainya, maka saya pikir ini bagian dari keinginan pemerintah kabupaten Jember bagaimana masalah kesehatan dijember ini bisa teratasi, dan tidak boleh lagi ada orang tidak mampu ataw Sakit, tidak dibawak ke rumah sakit, dan tidak boleh lagi orang hamil melahirkan di tempat tempat yang tidak semestinya, sehingga ibu atau anak yang terancam keselamatannya, tidak boleh lagi ada fasilitas kesehatan milik pemerintah daerah yang tidak memberikan pelayanan terbaik. Kita buktikan rumah sakit dan puskesmas milik pemerintah hari ini justru bisa memberikan fasilitas terbaik.” Ujar gus Bupati JemberSementara disisi lain, Direktur RSD Kalisat, dr. Firdaus dalam sambutannya mengatakan

“Kegiatan ini merupakan kegiatan bakti sosial kesehatan yakni operasi katarak gratis dalam rangka Gus’e Peduli Kesehatan yang bekerja sama dengan kementerian sosial, bakti sosial ini merupakan rangkaian dari program Gus’e Peduli Kesehatan, yang diawali dengan kegiatan khitanan massal pada tanggal 6 Juli 2025, yang dilaksanakan serentak di tiga rumah sakit daerah di Jember, rangkaian kegiatan operasi katarak ini diawali dengan proses skrining bagi peserta yang melaksanakan di puskesmas, dilanjutkan di RSD Kalisat dan RSD dr. Soebandi,katanya

Alhamdulillah sudah terkumpul lebih kurang 135 yang memenuhi syarat untuk dilakukan operasi oleh tim kementerian sosial dan RSD Kalisat, berdasarkan domisili ada 107+18, ada 30 an pasien yang akan menjalani operasi, yang mana yang terbanyak dari Kalisat, dari Puger, Jombang, kencong dan Umbulsari, kemudian dari kecamatan yang lain ada 29 kecamatan, operasi katarak akan berlangsung mulai hari ini Selasa tanggal 5 Agustus 2025 berupa pelaksanaan operasi dan direncanakan berakhir besok Rabu tanggal 6 Agustus 2025,

dimana kegiatan kontrol paska operasi, pembiayaan kegiatan operasi katarak berasal dari kolaborasi kementerian kesehatan, kementerian sosial, Dinas Sosial Kabupaten Jember, Dinas Kesehatan Kabupaten Jember, RSD Kalisat, beserta beberapa CSR, harapan kami agar kolaborasi ini bisa berlanjut dalam kegiatan – kegiatan di kemudian hari.” tutupnya Direktur RSD Kalisat.

Pewarta: joni

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *