Gunungsitoli – bhayangkarapos.com
Gereja AMIN adalah persekutuan orang orang percaya kepada Kristus dan merupakan bagian dari pernyataan tubuh Kristus yang tersebar di atas muka bumi dan berwujud Gereja Kristus yang Esa,Kudus dan Am.
Sebagai Bishop Gereja AMIN yang merupakan pimpinan tertinggi Pdt.Sarofati Gea,S.Th kepada awak media menyatakan sikap sangat menolak dan tidak mendukung terkait kerusuhan dan Demo yang berujung kekerasan.Karena bagaimanapun ini sangat merugikan kepentingan umum dan dapat menimbulkan gejolak di tengah tengah umat.
Dari penjelasan Bishop Gereja AMIN bahwa menyikapi situasi dan kondisi terkini bangsa dan Negara Indonesia atas krisis yang dialami oleh masyarakat dan disisi lain kebijakan kebijakan pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat yang belum sepenuhnya berpihak kepada kesulitan masyarakat sehingga menimbulkan berbagai protes dan aksi demontrasi di Jakarta dan berbagai Kota/daerah seluruh wilayah Indonesia yang telah menimbulkan kegelisahan dan kekuatiran di kalangan masyarakat akibat tragedi kekerasan dan pengrusakan serta adanya korban jiwa sejak 25 Agustus 2025 hingga saat ini.Dari situasi dan kondisi tersebut Gereja AMIN sebagai bagian dari Masyarakat Indonesia menyatakan sikap sebagai berikut. :
1.Turut prihatin dan menyayangkan aksi demonstrasi yang mengarah ke tindakan anarkhis pengrusakan fasilitas umum dan pribadi serta penjarahan sampai mengakibatkan korban jiwa.Aksi demonstrasi seharusnya penyampaian aspirasi secara damai kepada pemerintah dan pengambil kebijakan oleh berbagai Stakeholder.
2.Kami menyesali tindakan aparat kepolisian dan penegak hukum yang tidak humanis sehingga mengakibatkan terjadi pemukulan kepada sebagian demonstran dan jatuhnya korban jiwa akibat digilas oleh kendaraan taktis Brimob tgl 28 Agustus 2025 dan korban korban lainnya.
3.Kami mendesak Presiden,Wakil Presiden,DPR RI,Pemerintah Daerah untuk mengambil langkah- langkah konkret meredakan situasi dengan mengevaluasi semua kebijakan dan keputusan terkait tunjangan dan honor DPR RI,kenaikan pajak di berbagai daerah serta berbagai hal yang menimbulkan kesenjangan dan kecemburuan sosial.
4.Kami mengajak seluruh masyarakat dan warga Gereja AMIN bisa menahan dan mengelola kekecewaan dan amarah terhadap kerja Dewan Perwakilan Rakyat dan Pemerintah yang lewat berbagai kebijakannya dirasakan kurang adil,tidak membawa kesejahteraan dan banyak membebani kehidupan saat ini.Jalan dialog dan pertemuan berupa musyawarah untuk mufakat masih menjadi jalan terbaik untuk menyelesaikan berbagai persoalan hidup berbangsa dan bernegara.
5.Kami menghimbau dan mengajak para anggota Dewan Perwakilan Rakyat,Dewan Perwakilan Daerah,Dewan Perwakilan Daerah Provinsi/Kabupaten/Kota serta Pejabat Pemerintah agar sungguh hadir dan menghayati dirinya sebagai hamba Allah yang berasal dari Allah dan ditetapkan oleh Allah untuk melayani masyarakat (Roma 13:1,4) untuk membela dan memperjuangkan keadilan dan kesejahteraan bagi seluruh rakyat lewat berbagai kebijakan dan sikap,menjaga komunikasi yang santun dan beradab,memberikan contoh dan teladan hidup yang sederhana dan tidak hidup bermewah mewah.
6.Kami mengajak seluruh masyarakat untuk terus bahu membahu,menjauhkan sikap saling mempersalahkan satu sama lain,saling menjaga,melindungi dan merawat kehidupan serta tidak bertindak anarkhis yang sungguh hanya akan merugikan kita semua,baik secara materi maupun moril.Marilah kita hentikan semua tindakan yang dapat merusak kita semua dan kembali ke dalam diri kita masing masing sebagai umat beragama untuk tetap saling mengasihi dan memaafkan satu sama lain.
7.Kami mengajak seluruh masyarakat dan warga Gereja AMIN untuk tetap mendoakan di setiap ibadah dan pertemuan,agar diberi hikmat menghadapi kondisi yang sulit ini dan terus giat bekerja serta bertanggungjawab mengusahakan kedamaian di setiap keadaan dimanapun berada.
Dari pernyataan sikap ini hendak kita semua warga Gereja AMIN bisa memahami dan memakluminya dan mengharapkan kepada seluruh BPMJ di jemaat untuk menyampaikan dan memberitahu hal ini ke jemaat nya masing – masing. Sehingga kebijakan BPHMJ sejalan dan sejalan dengan kebijakan BPHMS.
Pantauan awak media bahwa warga gereja AMINdalam situasi aman dan kondusif.
(Anwar harefa)
