Jember, bhayangkarapos.com – Menindaklanjuti laporan warga melalui media sosial dan Call Center 110, Satlantas Polres Jember bergerak cepat melakukan penertiban aksi balap liar yang meresahkan masyarakat tepatnya di Desa Wirowongso, Kecamatan Ajung, Kabupaten Jember. Jum’at (9/1)
Sejumlah warga sebelumnya mengeluhkan aktivitas sekelompok pemuda yang kerap melakukan aksi ugal-ugalan di jalan desa tersebut. Selain menimbulkan kebisingan, aksi balap liar juga disebut membahayakan pengguna jalan lain.
Menerima laporan tersebut, Satlantas Polres Jember langsung menerjunkan personel untuk melakukan penertiban. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Jember, AKP B. Bagas Simarmata, S.Tr.K., S.I.K., M.S.S.S., melalui Kanit Turjawali lpda Oeny Angga dan anggota nya.
Sesampainya di lokasi, petugas menemukan puluhan remaja yang tengah memodifikasi motor mereka untuk dipacu di jalan raya. Beberapa pengendara yang melihat kedatangan polisi bahkan berusaha kabur meninggalkan sepeda motornya.
Dalam operasi tersebut, polisi menindak motor yang melanggar dengan tilang serta mengamankan 2 unit sepeda motor, termasuk motor yang ditinggal pemiliknya saat petugas datang ke lokasi.
Sementara kendaraan dua unit sepeda motor kami amankan di Satlantas Polres Jember, tentunya pengambilan kendaraan kami minta kelengkapan surat-suratnya, jika knalpot brong tentunya juga harus di ganti dengan yang standar di Satlantas.
Kanit Turjawali lpda Oeny menjelaskan bahwa penertiban kali ini merupakan bentuk respons cepat terhadap keresahan masyarakat serta upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas.
“Kami menerima banyak aduan masyarakat terkait aksi balap liar di sekitaran Bandara ini. Penindakan ini dilakukan untuk menjaga keselamatan bersama dan memastikan jalan raya tidak digunakan untuk aktivitas yang membahayakan,” ujarnya.
Selain melakukan penindakan, petugas juga memberikan edukasi dan imbauan kepada para remaja agar tidak mengulangi kegiatan balap liar, serta mengajak orang tua lebih mengawasi penggunaan kendaraan bermotor pada anak-anak mereka.
Ipda Oeny menegaskan bahwa penertiban balap liar terus dilakukan secara rutin di titik-titik rawan balap liar, terutama pada saat akhir pekan.
“Keselamatan adalah yang utama. Kami akan terus bergerak di lapangan untuk memastikan situasi lalu lintas di Jember tetap aman dan kondusif,” tegasnya.
Aksi balap liar di wilayah Jember beberapa waktu terakhir kerap dilaporkan warga. Polisi meminta masyarakat terus aktif memberikan informasi melalui Call Center 110 apabila melihat potensi gangguan kamtibmas maupun pelanggaran lalu lintas yang membahayakan. (WW)
