Gunungsitoli – bhayangkarapos.com
Sebuah ironi mencuat di Desa Dahadano Sogawugawu, Kecamatan Gunungsitoli. Tugu Fondrako Bonio Niowuluwulu, yang seharusnya menjadi kebanggaan dan simbol budaya masyarakat adat Laraga, kini memprihatinkan. Elizama Harefa (A. Ezra Harefa), seorang warga setempat, mengajak awak media untuk melihat langsung kondisi tugu yang dipenuhi rumput dan terkesan tidak terurus pada Kamis, 12 Februari 2026.
Tugu ini memiliki makna penting bagi tiga marga utama, yaitu Harefa, Zebua, dan Telaumbanua, sebagai fondrako atau landasan dalam kehidupan bermasyarakat. Pemerintah telah berupaya membangun dan memugar tugu ini sejak tahun 2005, dengan pemugaran terakhir pada tahun 2023. Masyarakat pun telah merelakan tanah mereka demi pembangunan tugu dan akses jalan menuju lokasi wisata ini.
Namun, harapan masyarakat kini diuji. Mereka berharap pemerintah tidak hanya membangun, tetapi juga memelihara situs budaya ini agar tetap lestari dan bermanfaat bagi generasi muda. “Sudah banyak keuangan negara habis, tapi tidak ada kelanjutan pemeliharaannya,” ungkap Elizama Harefa, menyuarakan kekecewaan warga. Mereka juga berharap Pemerintah Kota Gunungsitoli dapat membangun akses jalan yang memadai menuju tugu.
Menanggapi hal ini, Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pariwisata Kota Gunungsitoli, Atofao Telaumbanua, menjelaskan bahwa pemugaran terakhir dilakukan pada tahun 2023 dan perintisan jalan telah dimulai. Namun, keterbatasan anggaran menjadi kendala untuk pemeliharaan lanjutan. “Mungkin dalam waktu dekat kita akan meninjau dan memonitoring kembali Tugu Fondrako Bonio Niowuluwulu,” janjinya.
Kepala Desa Dahadano Sogawugawu, Yunus Lase, menyampaikan terima kasih atas pembangunan tugu dan berharap perhatian pemerintah terus berlanjut. Senada dengan itu, warga desa yang enggan disebutkan namanya juga menyoroti pentingnya pemeliharaan tugu sebagai situs budaya yang bernilai bagi generasi penerus. “Kalau hal ini dibiarkan, maka sama saja keuangan negara disia-siakan,” tegas mereka.
Kini, harapan masyarakat Desa Dahadano Sogawugawu bertumpu pada perhatian Pemerintah Kota Gunungsitoli untuk membenahi Tugu Fondrako Bonio Niowuluwulu. Akankah riwayat tugu yang kurang terurus ini segera berakhir dan kembali menjadi kebanggaan masyarakat?
(Anwar H)
