Pangdam I/BB Ikuti Launching Nasional dari Nias: 46 Jembatan dan 141 Titik Air Bersih Telah Dibangun

Berita Daerah Terkini TNI

Gunungsitoli – bhayangkarapos.com

Panglima Kodam (Pangdam) I/Bukit Barisan Mayjen TNI Hendy Antariksa menghadiri kegiatan launching pembangunan 2.500 Jembatan Garuda dan 3.000 titik fasilitas penyediaan air bersih di berbagai wilayah Indonesia yang dibuka langsung oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, Kamis (13/8/2026).

 

Kegiatan yang dipusatkan di Bekasi, Jawa Barat, tersebut diikuti Pangdam I/BB bersama rombongan secara virtual melalui Zoom Meeting dari lokasi pembangunan sumur bor air bersih di Dusun II, Desa Onozitoli Olora, Kota Gunungsitoli, Kepulauan Nias.

 

Launching tersebut merupakan bagian dari rangkaian Program Karya Bakti (Karbak) TNI AD Untuk Rakyat Tahun 2026 sekaligus menjadi wujud nyata dukungan TNI AD terhadap program pemerintah dalam mempercepat pembangunan infrastruktur dasar dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di berbagai wilayah Indonesia.

 

Selain mengikuti rangkaian launching pembangunan Jembatan Garuda dan fasilitas penyediaan air bersih, kegiatan juga dirangkaikan dengan penyerahan bantuan sosial berupa 150 paket sembako kepada masyarakat. Bantuan tersebut secara simbolis diserahkan langsung oleh Pangdam I/BB Mayjen TNI Hendy Antariksa.

 

Usai kegiatan, Pangdam I/BB Mayjen TNI Hendy Antariksa menyampaikan bahwa pelaksanaan Karbak TNI AD Untuk Rakyat Tahun 2026 yang dibuka secara nasional oleh Presiden RI merupakan salah satu langkah strategis dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat.

 

“Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dalam rangka pelaksanaan Karya Bakti TNI AD di Kepulauan Nias, kita telah membangun sebanyak 46 jembatan, 141 titik sarana air bersih, serta memperbaiki Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebanyak 50 unit,” ujar Pangdam.

 

Selain itu, lanjutnya, TNI AD juga melaksanakan pembangunan dan perbaikan jalan sepanjang kurang lebih 2,5 kilometer, perbaikan fasilitas pendidikan dan sekolah, serta berbagai sarana lainnya yang dibutuhkan masyarakat.

 

“Berbagai program tersebut tentunya memberikan dampak positif terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat. Pembangunan jembatan dan penyediaan air bersih, misalnya, sangat penting bagi masyarakat. Kita mengetahui bahwa masih terdapat sejumlah akses jalan yang terputus atau sulit dilalui sehingga menghambat mobilitas dan interaksi masyarakat, kegiatan ekonomi, serta akses anak-anak menuju sekolah,” jelasnya.

 

Pangdam menegaskan, TNI AD bersama pemerintah daerah, masyarakat, serta seluruh unsur dan instansi terkait akan terus bahu-membahu melaksanakan pembangunan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

 

Lebih lanjut, Pangdam I/BB menegaskan bahwa strategi Karya Bakti TNI AD Untuk Rakyat akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan dengan mengedepankan sinergi dan semangat gotong royong bersama pemerintah daerah serta seluruh komponen masyarakat.

 

“Karya Bakti TNI AD ini akan terus berlanjut sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah, bersama pemerintah dan seluruh stakeholder terkait,” tambahnya.

 

Sementara itu, Dandim 0213/Nias Letkol Inf Indra Rukmana, S.H., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta jajaran TNI-Polri.

 

“Selain rombongan Bapak Pangdam I/BB yang mengikuti kegiatan launching ini, turut hadir Danrem 023/KS, Bupati Nias, Bupati Nias Selatan, Wakil Wali Kota Gunungsitoli, Danyon TP 903/Baluseda, Wakapolres Nias, serta para undangan lainnya,” ungkapnya.

 

Kegiatan launching tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara TNI AD, pemerintah dan masyarakat dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur dasar.

 

Melalui pembangunan jembatan, penyediaan air bersih, perbaikan rumah tidak layak huni, jalan, serta berbagai fasilitas umum lainnya, Program Karya Bakti TNI AD Untuk Rakyat diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus mendorong peningkatan konektivitas, aktivitas ekonomi, akses pendidikan, dan kualitas hidup masyarakat di wilayah Kepulauan Nias.

@Ram

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *