Kapolsek Wuluhan Tegas: Stop Perang Sarung dan Petasan Selama Ramadhan!

Berita Daerah

JEMBER, bhayangkarapos.com – Kapolsek Wuluhan, Polres Jember Iptu Handoko Dardhak Saputro bersama anggota Polsek,  mengeluarkan imbauan keras kepada anak-anak dan remaja di wilayah hukumnya untuk tidak melakukan aksi perang sarung serta bermain petasan selama bulan suci Ramadhan, Sabtu (21/2).

Langkah ini diambil guna mencegah terjadinya keributan dan menjaga kekhusyukan umat Muslim dalam beribadah.

Kapolsek menekankan bahwa kegiatan seperti perang sarung bukan lagi sekadar permainan, melainkan aktivitas yang berpotensi memicu tawuran dan gangguan keamanan yang serius.

Selain itu, penggunaan petasan maupun kembang juga dilarang karena membahayakan keselamatan serta mengganggu ketenangan lingkungan.

“Jadikanlah Ramadhan tahun ini lebih bermakna. Kami mengimbau anak-anak dan remaja untuk tidak melakukan perang sarung atau kegiatan yang memicu keributan. Perbanyaklah tadarus dan perkuat ibadah,” ujar Iptu Handoko Dardhak Saputro.

Ia juga meminta peran aktif orang tua untuk mengawasi aktivitas anak-anak, khususnya pada malam hari. Selain itu, anak dan remaja diingatkan agar tidak bermain petasan, serta para pedagang diminta tidak menjual petasan demi menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.

“Khususnya bagi anak dan remaja, lakukan hal-hal positif selama bulan suci ini. Perbanyak tadarus dan perkuat ibadah, jangan melakukan kegiatan yang memicu keributan,” tambahnya.

“Melalui imbauan ini, diharapkan kesadaran masyarakat semakin meningkat sehingga pelaksanaan ibadah Ramadhan dapat berlangsung dengan khusyuk, aman, dan nyaman,” pungkasnya.

Jurnalis: Win

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *