Gempur Kekeringan, Satgas Karya Bakti TNI AD Kodam I/BB Bor Sumur Dalam untuk Ratusan Keluarga di Gunungsitoli

Berita Daerah TNI

 

GUNUNGSITOLI – bhayangkarapos.com

Dalam rangka mewujudkan kehadiran negara di tengah masyarakat melalui program “TNI AD Untuk Rakyat”, Satuan Tugas (Satgas) Karya Bakti TNI AD Tahun 2026 yang berada di bawah komando Korem 023/Kawal Samudera (KS), terus menggencarkan pembangunan infrastruktur dasar di wilayah Kodim 0213/Nias. Fokus utama kali ini tertuju pada penyediaan air bersih melalui pengeboran sumur bor dalam di Dusun 1 Sisarahili Gamo, Kecamatan Gunungsitoli, Kota Gunungsitoli.

 

Kegiatan yang berlangsung pada Rabu (10/06/2026) ini merupakan bagian dari operasi skala besar yang melibatkan sinergi antara personel TNI AD, khususnya Babinsa, bersama tim teknis konstruksi. Proyek strategis ini ditujukan untuk menjawab kebutuhan mendesak akan akses air bersih bagi 231 Kepala Keluarga (KK) atau sekitar 683 jiwa warga setempat yang selama ini kerap mengalami kesulitan mendapatkan pasokan air layak pakai.

 

Sertu Eliaman Mendrofa, selaku penanggung jawab lapangan, melaporkan bahwa progres pengerjaan telah mencapai 35 persen. Tahap krusial berupa pengeboran hingga kedalaman 18 meter telah rampung 100 persen, menandai keberhasilan menemukan sumber mata air yang potensial. Saat ini, tim sedang fokus pada pembangunan infrastruktur penunjang, termasuk pembuatan tower penampung air dan bak tandon (balteng) yang progresnya telah menyentuh angka 30 persen.

 

“Tahapan selanjutnya akan segera kami lanjutkan dengan pemasangan instalasi listrik KWH serta pembangunan tempat pengambilan air umum agar distribusi dapat dinikmati secara merata oleh masyarakat,” ungkap Sertu Mendrofa di lokasi proyek.

 

Kehadiran Satgas Karya Bakti ini tidak hanya sekadar membangun fisik, tetapi juga membawa harapan baru bagi warga Sisarahili Gamo. Dengan tersedianya sumur bor dalam, diharapkan kualitas kesehatan dan higiene masyarakat dapat meningkat, sekaligus mengurangi beban ekonomi warga yang sebelumnya harus membeli air atau mengambil dari sumber yang jauh.

 

Hingga laporan ini dibuat, situasi di lokasi pengerjaan terpantau aman dan terkendali. Tidak ada hambatan berarti yang dihadapi oleh personel TNI maupun tim kontraktor, sehingga target penyelesaian proyek dapat dikejar sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Langkah nyata Kodim 0213/Nias melalui Satgas Karya Bakti ini menjadi bukti konkret dedikasi TNI dalam menjaga ketahanan pangan dan sandang papan, serta memperkuat kemanunggalan TNI-Rakyat khususnya di wilayah kepulauan Nias.

@ Ram H

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *