Akhirnya Permanen! Warga Bawomaniamolo Bebas Khawatir Saat Hujan Usai TNI AD Bangun Jembatan Sungai Lewuo

Berita Daerah TNI

GUNUNGSITOLI –  bhayangkarapos.com

Satuan Tugas (Satgas) Karya Bakti TNI Angkatan Darat Untuk Rakyat Tahun 2026 berhasil merampungkan pembangunan jembatan beton melintasi Sungai Lewuo di Desa Bawomaniamolo, Kecamatan Luahagunde, Kabupaten Nias Selatan, Rabu (12/8/2026). Infrastruktur sepanjang 8 meter ini merupakan sasaran fisik prioritas yang dilaksanakan sebagai wujud nyata dukungan Pemerintah Pusat melalui TNI AD dalam meningkatkan konektivitas dan aksesibilitas masyarakat pedesaan.

 

Sebelumnya, jalur vital ini hanya dilayani oleh konstruksi kayu bersifat darurat yang kerap membahayakan dan menyulitkan mobilitas warga. Kondisi tersebut menghambat aktivitas harian, terutama bagi petani yang mengandalkan jalur ini untuk mengangkut hasil pertanian serta masyarakat yang menjalankan usaha mikro. Kehadiran jembatan beton permanen kini secara langsung memecahkan masalah aksesibilitas sekaligus menjamin keselamatan pengguna jalan.

 

Kepala Desa Bawomaniamolo, Sanoolo Moho, menyampaikan apresiasi mendalam kepada Presiden Prabowo Subianto dan jajaran TNI AD atas perhatian terhadap kebutuhan desanya. “Kami dari pemerintah desa bersama seluruh elemen masyarakat mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto dan TNI yang telah menjawab kerinduan masyarakat. Sudah lama kami menantikan perhatian pemerintah, dan tahun ini harapan tersebut terwujud melalui program Karya Bakti TNI AD,” ungkapnya.

 

Komandan Kodim 0213/Nias, Letkol Inf Indra Rukmana, S.H., menegaskan bahwa rampungnya infrastruktur ini harus diikuti komitmen pemeliharaan bersama. “Dengan adanya jembatan yang kini sudah kokoh, kami berharap seluruh aktivitas warga berjalan lebih lancar. Jembatan ini diharapkan memberikan kemudahan dan keamanan bagi masyarakat dalam melaksanakan kegiatan ekonomi maupun mobilitas sehari-hari,” ujar Dandim.

 

Pembangunan jembatan beton di Sungai Lewuo menjadi bukti konkret sinergi TNI AD dan pemerintah dalam mendorong percepatan pembangunan infrastruktur dasar. Program Karya Bakti ini tidak hanya menghasilkan aset fisik, tetapi juga memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui kehadiran negara yang peduli terhadap kesejahteraan masyarakat di wilayah kepulauan.

@Ram

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *