Bandung – bhayangkarapos.com
Ketua Komite Aeromodelling Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) Marsda TNI Bambang Gunarto, S.T., M.M., M.Sc., secara resmi menutup Nurtanio Flying Competition ke-8 Tahun 2025 yang berlangsung di Shelter Aeromodelling Lanud Sulaiman, Bandung, Minggu (25/5/2025). Penutupan ini menjadi penanda berakhirnya rangkaian kegiatan aerosport yang mencakup lomba aeromodelling, pertunjukan drone, dan pengenalan olahraga bumerang kepada generasi muda.
Dalam sambutannya, Marsda TNI Bambang Gunarto menyampaikan apresiasi atas semangat dan teknik tinggi yang ditunjukkan para peserta selama kompetisi. “Ajang ini bukan sekadar lomba, tetapi juga sarana pembinaan, pemersatu komunitas dirgantara, dan penguat semangat kebangsaan,” ujarnya. Beliau menegaskan pentingnya keberlanjutan kompetisi sebagai upaya strategis mencetak atlet berbakat sekaligus memperkuat budaya kedirgantaraan.
Sejumlah atlet mencatat prestasi gemilang. Pada kategori F2C (Control Line Team Race), pasangan Nurjaman dan Dhimas Ardhyansyah dari Bandung meraih juara pertama, disusul Denik Aditya dan Iyan Cahya dari Semarang, serta E. Sumarsono dan Devia Anggraeni dari Bandung. Di kategori F2D, dominasi ditunjukkan atlet Jawa Timur, Tulus Firmasyah keluar sebagai juara pertama, diikuti Rizky Agung dan M. Hanif F. Posisi puncak kategori OHLG (Outdoor Hand Launch Glider) Umum Putra diraih Rizky Maulana (Jawa Timur), diikuti Erlangga Panji Satya Yudha (DKI Jakarta) dan Oki Arta Dirgantara (Jawa Timur).
Kategori OHLG Umum Putri dimenangkan Dika Cahya Putri dari Jawa Timur, sementara Devia Anggraini (Bandung) dan Guan Narima (ATS Bogor) menempati posisi kedua dan ketiga. Arga Kisya tampil sebagai juara pertama pada kategori OHLG Pelajar Putra. Seluruh peserta menunjukkan semangat kompetitif yang tinggi, menjadikan kompetisi ini ajang bergengsi bagi pecinta aerosport nasional.
Penutupan kompetisi ini menjadi bukti nyata peran TNI AU dalam membina generasi muda melalui semangat TNI AU AMPUH (Adaptif, Modern, Profesional, Unggul dan Humanis) yang terus digelorakan oleh Kasau Marsekal TNI M. Tonny Harjono, S.E., M.M. Komitmen TNI AU terhadap pengembangan olahraga dirgantara tidak hanya mencetak atlet tangguh, tetapi juga memperkuat nasionalisme dan memperluas pemahaman publik tentang potensi kedirgantaraan Indonesia.(red)
