NIAS UTARA – bhayangkarapos.com
Suasana haru menyelimuti Desa Botombawo, Kecamatan Sitoluori, Kabupaten Nias Utara, pada Minggu (07/06/2026). Puluhan warga setempat menyaksikan dengan mata berkaca-kaca saat Personel Satgas “Karya Bakti TNI AD Tahun 2026” Kodam I/BB, Korem 023/KS di Wilayah Kodim 0213/Nias, melaksanakan tahap akhir pembangunan Jembatan Aramco yang melintasi Sungai Naha Nose.
Bagi warga desa, jembatan sepanjang 6 meter ini bukan sekadar konstruksi besi, melainkan “jembatan harapan” yang selama ini mereka nantikan untuk memudahkan akses transportasi, perdagangan, dan pendidikan anak-anak mereka. Kehadiran Satgas TNI AD di tengah keterbatasan geografis desa tersebut dianggap sebagai bukti nyata bahwa negara, melalui instruksi langsung Presiden RI Prabowo Subianto, tidak pernah lupa pada masyarakat di pelosok kepulauan.

Kegiatan hari itu dimulai dengan apel pagi yang khidmat, diikuti oleh kerja bakti massal. Dengan menggunakan peralatan sederhana seperti cangkul, sekop, angkong, dan sabit, personel dari Koramil 06/Tuhemberua, Yonzipur, dan Yon TP 903/Baluseda bahu-membahu dengan masyarakat lokal melakukan pengocoran lantai jembatan. Sinergi antara seragam loreng TNI dan pakaian warga menciptakan pemandangan kebersamaan yang kuat dan menginspirasi.
Hingga sore hari, progres pekerjaan telah mencapai 90 persen. Hanya sedikit lagi sentuhan akhir yang dibutuhkan sebelum jembatan ini resmi dapat dilalui kendaraan roda dua dan pejalan kaki dengan aman. Kondisi lapangan terpantau aman dan terkendali, dengan situasi yang kondusif sepanjang pengerjaan.
Seorang tokoh masyarakat Desa Botombawo, yang turut membantu membawa material, tidak mampu menahan rasa syukurnya.
“Kami sudah lama menunggu jembatan ini. Dulu, saat hujan deras, sungai sering meluap dan kami terisolasi. Sekarang, berkat Bapak Presiden Prabowo dan anak-anak TNI yang bekerja keras di sini, kami bisa bernapas lega. Ini adalah kado terbesar bagi kami,” ujarnya dengan suara bergetar.
Dandim Kodim 0213/Nias Letkol Inf. Sampe T. Butar-Butar, S.I.P. menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur kecil namun vital seperti Jembatan Aramco ini adalah prioritas dalam Program Karya Bakti TNI AD 2026.
“Instruksi Bapak Presiden Prabowo sangat jelas: hadirkan negara di mana rakyat paling membutuhkan. Jembatan ini adalah simbol bahwa TNI AD hadir untuk membuka isolasi, memperlancar ekonomi, dan tentu saja, menyentuh hati masyarakat Nias Utara,” tegas Dandim.
Dengan hampir rampungnya jembatan ini, aksesibilitas warga Desa Botombawo akan meningkat signifikan, mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan memperkuat ketahanan wilayah. Bagi warga Nias Utara, kehadiran Satgas Karya Bakti TNI AD 2026 bukan hanya tentang bangunan fisik, tetapi tentang pemulihan kepercayaan bahwa mereka adalah bagian penting dari Indonesia yang diperhatikan oleh pemimpinnya.
@Ram H
