Sinergi Yonzipur, Zidam, dan Babinsa di Mandrehe Barat: Rumah Baru Untuk Februari Waruwu Mulai Terbentuk Kokoh

Berita Daerah TNI

 

NIAS BARAT – bhayangkarapos.com

Sinergi lintas satuan TNI AD kembali membuktikan komitmennya dalam program Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Di Desa Ononamolo III Dusun II, Kecamatan Mandrehe Barat, personel gabungan dari Yonzipur, Zidam, Zibang, Yontar, dan Babinsa Koramil 08/Mandrehe bekerja bahu-membahu dengan warga setempat pada Selasa (8/7/2026), menyelesaikan pemasangan dinding kayu rumah baru milik Bapak Februari Waruwu.

Dokumentasi lapangan menunjukkan keseriusan prajurit yang tidak segan mengangkat papan kayu berukuran panjang bersama warga. Di satu sisi, tumpukan material kayu siap pakai tersusun rapi di atas tanah, sementara di sisi lain, proses pemasangan dinding pada kerangka rumah berlangsung intensif. Beberapa personel bahkan harus berdiri di atas bangku atau menopang papan dari bawah untuk memastikan setiap lembaran terpasang presisi dan kokoh. Interaksi akrab antara seragam loreng dan pakaian warga menjadi pemandangan hangat yang mencairkan sekat formalitas institusi.

Progres pembangunan rumah berukuran 5×6 meter ini kini telah mencapai 42 persen. Hari ini fokus pekerjaan adalah melanjutkan pemasangan dinding sekaligus mendirikan tiang serta kerangka atap. Material seperti semen, batu kali, pasir, paku, dan kayu didistribusikan secara efisien, sedangkan peralatan sederhana seperti martil, gergaji, selang timbang air, dan benang digunakan dengan cekatan oleh tangan-tangan terampil prajurit dan warga. Situasi di lokasi terpantau aman dan terkendali, mencerminkan kedisiplinan serta koordinasi yang solid antar-satuan.

Komandan Kodim 0213/Nias menekankan bahwa kehadiran TNI di lokasi RTLH bukan sekadar simbolis, melainkan bagian integral dari tugas pembinaan territorial. “Kami ingin memastikan bahwa setiap papan yang dipasang dan setiap paku yang ditancapkan benar-benar berkualitas. Rumah ini harus menjadi tempat tinggal yang aman dan nyaman bagi Bapak Februari Waruwu dan keluarga,” ujar Dandim.

Dengan semangat gotong royong yang tak kenal lelah, diharapkan rumah baru ini dapat segera rampung dan ditempati sebelum musim hujan tiba. Aksi nyata di Desa Ononamolo III ini membuktikan bahwa pertahanan negara tidak hanya tentang senjata dan strategi, tetapi juga tentang bagaimana TNI hadir sebagai saudara bagi rakyatnya, membangun harapan dari nol hingga menjadi hunian yang bermartabat.

@Ram

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *