Wujud Instruksi Presiden di Kepulauan Nias, Satgas Karbak TNI AD Selesaikan Fasilitas Air Bersih Lengkap untuk 35 KK di Pulau-Pulau Batu Timur

Berita Daerah TNI

 

NIAS SELATAN – bhayangkarapos.com

Perjuangan panjang masyarakat Desa Labuhan Rima, Kecamatan Pulau-Pulau Batu Timur, Kabupaten Nias Selatan, untuk mendapatkan akses air bersih yang layak akhirnya membuahkan hasil. Satuan Tugas (Satgas) Karya Bakti (Karbak) TNI AD Tahun 2026 secara resmi merampungkan pembangunan sarana air bersih di wilayah tersebut pada Selasa (7/7/2026), mengakhiri kelangkaan sumber daya vital yang selama ini menjadi tantangan harian warga kepulauan.

 

Proyek strategis ini merupakan implementasi langsung dari Instruksi Presiden Republik Indonesia yang ditugaskan kepada TNI Angkatan Darat untuk mempercepat pemerataan infrastruktur dasar di daerah terpencil dan kepulauan. Berdasarkan data lapangan, fasilitas sumur bor yang telah selesai dibangun dengan kedalaman mencapai 23 meter ini akan melayani sekitar 35 Kepala Keluarga atau setara dengan 205 jiwa. Kedalaman pengeboran yang presisi ini menjamin ketersediaan debit air yang stabil dan berkualitas, bahkan saat musim kemarau tiba.

 

Namun, pencapaian ini tidak berhenti pada sekadar mengebor tanah. Satgas Karbak TNI AD memastikan bahwa infrastruktur yang dibangun bersifat komprehensif dan siap pakai. Selain sumur bor, personel juga menyelesaikan pembangunan tower penampungan air, bak tengki berkapasitas besar, instalasi KWH listrik untuk operasional pompa, serta tempat pengambilan air (kran umum) yang ergonomis dan aman. Kelengkapan fasilitas ini dirancang agar masyarakat dapat mengakses air bersih dengan mudah, higienis, dan berkelanjutan tanpa bergantung pada bantuan teknis eksternal.

 

Komandan Kodim 0213/Nias, Letkol Inf Sampe T. Butar Butar, S.I.P., saat meninjau lokasi menekankan bahwa keberhasilan fisik proyek harus diikuti oleh tanggung jawab kolektif warga. “Kami berharap dengan rampungnya pembangunan sarana air bersih ini, masyarakat dapat memanfaatkan fasilitas tersebut dengan sebaik-baiknya serta turut menjaga dan merawatnya agar dapat digunakan dalam jangka waktu yang panjang,” ujar Dandim. Pesan ini menjadi pengingat bahwa keberlanjutan infrastruktur bukan hanya tugas TNI, melainkan amanah bersama yang harus dijaga oleh penerima manfaat.

 

Kehadiran program penyediaan air bersih di Desa Labuhan Rima melampaui fungsi teknis semata; ia adalah simbol kehadiran negara yang peduli terhadap martabat manusia. Akses air bersih yang memadai akan berdampak langsung pada peningkatan derajat kesehatan, mengurangi beban ekonomi rumah tangga, serta memberikan waktu lebih banyak bagi anak-anak untuk belajar alih-alih mencari air. Melalui semangat Karya Bakti TNI AD Tahun 2026, kesejahteraan masyarakat Kepulauan Nias tidak lagi sekadar wacana, melainkan realitas yang mengalir deras dari setiap keran yang dibuka.

@Ram

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *